Ketua Bawaslu Wonogiri Audiensi dengan Wakil Bupati, Perkuat Konsolidasi Demokrasi
|
Kamis, 26 Februari 2026, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri didampingi Anggota dan jajaran melakukan kunjungan audiensi kepada Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, S.H. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya konsolidasi demokrasi di Kabupaten Wonogiri. Wakil Bupati beserta jajaran menyambut baik kedatangan Bawaslu dan menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di daerah.
Dalam audiensi tersebut, Bawaslu Wonogiri memaparkan sejumlah agenda pengawasan non-tahapan Pemilu, di antaranya pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), penguatan tata kelola administrasi kelembagaan, serta program pendidikan politik melalui pengawasan partisipatif seperti Goes to School, Goes to Campus, dan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi tidak hanya saat tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga di masa jeda antar-tahapan.
Bawaslu juga menegaskan urgensi kolaborasi lintas sektor yang selama ini telah terjalin dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Bupati Wonogiri, KPU Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri, dan Polres Wonogiri. Dalam konteks tersebut, peran Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Wakil Bupati dinilai strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan demi terwujudnya demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Sejumlah program unggulan turut disampaikan, di antaranya program “Sambang Desa” yang mendorong keterlibatan dinas-dinas terkait untuk bersama-sama turun ke desa membangun kolaborasi dan edukasi demokrasi di tingkat akar rumput. Selain itu, penguatan kapasitas generasi muda melalui Saka Adhyasta Pemilu yang saat ini melibatkan sekitar 40 kader siswa dan mahasiswa juga menjadi perhatian, sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan agen pengawas partisipatif sejak dini.
Pembahasan turut mencakup isu strategis seperti pemutakhiran data partai politik, penguatan pendidikan demokrasi yang selaras dengan nilai-nilai integritas, serta dinamika Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu yang baru. Hal ini menunjukkan komitmen Bawaslu Wonogiri untuk terus adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebijakan kepemiluan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Bawaslu dan menyatakan kesiapan untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait guna mendukung pelaksanaan program-program tersebut. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun Wonogiri, seraya menegaskan bahwa kemajuan daerah turut dipengaruhi oleh kualitas pengawasan dan integritas dalam penyelenggaraan demokrasi.
Humas Bawaslu Wonogiri