Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Wonogiri Perkuat Tata Kelola Kelembagaan melalui Manajemen Sistem Informasi Internal Hasil Pengawasan

g

Ketua, Anggota, dan jajaran staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri menyimak pemaparan materi dari Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sosiawan, M.H., yang disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting dalam Rapat Internal Manajemen SDM Pengawas.

Wonogiri – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui pengembangan sistem informasi internal yang terintegrasi. Komitmen tersebut diwujudkan dalam Rapat Internal Manajemen SDM Pengawas bertema "Manajemen Sistem Informasi Internal Lembaga terhadap Seluruh Produk Hasil Pengawasan" yang diselenggarakan di Ruang Demokrasi Kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan seluruh staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri ini menjadi forum strategis untuk membangun kesamaan persepsi dalam pengelolaan seluruh produk hasil pengawasan agar terdokumentasi secara sistematis, mudah diakses, serta mampu mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan dan penguatan kelembagaan.

Rapat secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri, A. Joko Wuryanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta mengucapkan terima kasih kepada Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sosiawan, M.H., yang telah berkenan menjadi narasumber meskipun mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

"Atas nama Bawaslu Kabupaten Wonogiri, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Drs. Sosiawan, M.H. yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada kami. Meskipun dilaksanakan secara daring, kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi seluruh jajaran dalam memperkuat pengelolaan informasi kelembagaan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas kerja Bawaslu Kabupaten Wonogiri," ujar A. Joko Wuryanto saat membuka kegiatan.

Usai pembukaan, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Mayaris Kusdi, menyampaikan keynote speech mengenai pentingnya membangun budaya kerja berbasis pengetahuan (knowledge management) melalui pengelolaan sistem informasi internal yang terstruktur dan berkelanjutan.

Mayaris menegaskan bahwa setiap dokumen yang dihasilkan dalam pelaksanaan tugas Bawaslu merupakan aset kelembagaan yang memiliki nilai strategis. Oleh karena itu, seluruh produk hasil pengawasan perlu dikelola dalam satu sistem yang terintegrasi agar tidak hanya menjadi arsip administratif, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran organisasi yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung pelaksanaan tugas di masa mendatang.

"Kita ingin seluruh produk pengawasan terdokumentasi dengan baik sehingga menjadi memori kelembagaan yang dapat diakses, dipelajari, dan dimanfaatkan oleh seluruh jajaran. Dengan sistem yang tertata, kualitas pelayanan, koordinasi, dan pengawasan akan semakin meningkat," ungkap Mayaris Kusdi.

Materi inti kemudian disampaikan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Drs. Sosiawan, M.H., secara daring melalui Zoom Meeting. Dari tempatnya, Sosiawan memaparkan pentingnya membangun sistem informasi internal sebagai fondasi penguatan kapasitas organisasi. Sementara itu, jajaran pimpinan dan staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri mengikuti paparan tersebut secara seksama dari Ruang Demokrasi Kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri.

Dalam pemaparannya, Sosiawan menjelaskan bahwa produk pengawasan tidak hanya meliputi Form A hingga Form F, tetapi juga Kerangka Acuan Kerja (KAK), Terms of Reference (TOR), notulensi rapat, nota dinas, surat masuk dan keluar, dokumen sarana dan prasarana, laporan kegiatan, rekomendasi hasil pengawasan, hingga berbagai dokumen administrasi lainnya yang dihasilkan oleh setiap divisi.

"Seluruh produk pengawasan adalah aset organisasi yang harus dijaga. Ketika semua dokumen dikelola dalam satu sistem informasi internal yang baik, organisasi akan memiliki data yang lengkap, mudah ditelusuri, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan maupun evaluasi kelembagaan. Jangan sampai pengetahuan organisasi hilang hanya karena tidak terdokumentasi dengan baik," jelas Sosiawan.

Forum rapat juga membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan informasi kelembagaan, mulai dari penyimpanan dokumen yang masih tersebar di berbagai media, belum adanya standar pengelolaan yang seragam, hingga risiko kehilangan data akibat belum terintegrasinya sistem dokumentasi. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dibenahi agar seluruh produk hasil pengawasan dapat tersimpan secara aman, terdokumentasi dengan baik, dan mudah diakses sesuai kebutuhan organisasi.

Melalui penguatan sistem informasi internal yang terintegrasi, seluruh produk hasil pengawasan diharapkan menjadi basis data kelembagaan yang mampu mendukung pelaksanaan pengawasan pada setiap tahapan maupun non-tahapan pemilu dan pemilihan. Selain itu, sistem tersebut akan memperkuat koordinasi lintas divisi, mempermudah proses evaluasi, meningkatkan efektivitas penyusunan kebijakan, serta menjaga keberlanjutan pengetahuan organisasi.

Menutup kegiatan, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri, A. Joko Wuryanto, mengajak seluruh jajaran untuk mengimplementasikan hasil rapat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Harapan saya, apa yang kita dapatkan hari ini tidak berhenti sebagai materi rapat, tetapi benar-benar kita terapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Mari kita bersama-sama membangun budaya dokumentasi yang tertib sehingga setiap hasil kerja menjadi kekuatan organisasi. Dengan komitmen seluruh jajaran, saya yakin Bawaslu Kabupaten Wonogiri akan semakin siap menghadapi berbagai tantangan pengawasan ke depan," tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola kelembagaan yang modern melalui penguatan sistem informasi internal. Sistem yang terintegrasi diharapkan menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas dokumentasi, efektivitas koordinasi, serta akuntabilitas pelaksanaan tugas pengawasan demi mewujudkan pengawasan pemilu dan pemilihan yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Humas Bawaslu Wonogiri