Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Wonogiri Buka Rangkaian HUT RI dan Hari Jadi Bawaslu dengan Donor Darah

f

Pimpinan dan jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri mengikuti kegiatan donor darah di Kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Senin (10/8/2026).

Wonogiri, 10 Agustus 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri membuka rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-81 dan Hari Jadi Bawaslu Kabupaten/Kota yang diperingati setiap 15 Agustus melalui kegiatan donor darah, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri tersebut diikuti oleh pimpinan, jajaran staf sekretariat, serta perwakilan Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Wonogiri. Donor darah menjadi kegiatan awal dari sejumlah rangkaian agenda yang telah disiapkan Bawaslu Wonogiri untuk menyemarakkan dua momentum penting tersebut.

Pelaksanaan donor darah tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan untuk memperingati HUT RI dan Hari Jadi Bawaslu Kabupaten/Kota, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar Bawaslu Wonogiri berupaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan ketersediaan darah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri, A. Joko Wuryanto, mengatakan bahwa momentum peringatan HUT RI dan hari jadi Bawaslu perlu dimaknai lebih jauh daripada sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai kemerdekaan dan pengabdian kelembagaan harus diwujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Donor darah ini kita jadikan sebagai pembuka rangkaian kegiatan karena ada nilai kepedulian dan kemanusiaan yang ingin kita tanamkan. Peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni, tetapi bagaimana semangat kemerdekaan itu kita wujudkan melalui tindakan nyata dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, donor darah juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kepedulian di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, tugas Bawaslu dalam mengawal demokrasi tidak terlepas dari nilai pengabdian kepada masyarakat.

“Bawaslu memiliki tugas dalam mengawal proses demokrasi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat kita juga memiliki tanggung jawab sosial. Setetes darah yang kita sumbangkan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi orang yang membutuhkan dapat memiliki arti yang sangat besar,” tambahnya.

Selain melibatkan pimpinan dan jajaran sekretariat, keterlibatan perwakilan Saka Adhyasta Pemilu dalam kegiatan tersebut dinilai penting untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda. Partisipasi tersebut diharapkan menjadi pengalaman positif bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan, termasuk aksi kemanusiaan.

k

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Maryati, menyampaikan bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah disiapkan Bawaslu Wonogiri dalam memperingati HUT RI dan Hari Jadi Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Donor darah ini menjadi kegiatan pembuka. Setelah ini akan ada rangkaian lomba semarak kemerdekaan antar-divisi yang melibatkan keluarga besar Bawaslu Wonogiri. Kegiatan tersebut kami harapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan antarjajaran,” kata Maryati.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut sengaja dirancang dengan menggabungkan aspek sosial, kebersamaan, dan refleksi kelembagaan. Donor darah menjadi representasi kepedulian terhadap sesama, sedangkan lomba antar-divisi menjadi sarana membangun soliditas internal.

“Semangat yang ingin kita bangun adalah kebersamaan. Kita bekerja dalam divisi dan tugas yang berbeda, tetapi semuanya merupakan satu kesatuan dalam menjalankan tugas kelembagaan. Karena itu, kegiatan bersama seperti ini penting untuk membangun komunikasi, kekompakan, dan suasana kerja yang semakin baik,” jelasnya.

Maryati menambahkan, rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bawaslu Kabupaten/Kota. Peringatan tersebut akan dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Wonogiri dengan agenda sarasehan dan doa bersama.

Sarasehan akan menjadi ruang refleksi bagi jajaran Bawaslu Wonogiri untuk melihat perjalanan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Sementara doa bersama menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian kelembagaan serta harapan agar Bawaslu senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarpimpinan, sekretariat, dan unsur pendukung Bawaslu. Kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan sosial maupun kegiatan internal diharapkan dapat memberikan energi positif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Pemilihan donor darah sebagai pembuka rangkaian kegiatan memiliki pesan tersendiri. Di tengah momentum peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut mengingatkan bahwa semangat perjuangan dan pengabdian dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian yang sederhana, nyata, dan langsung memberikan manfaat.

Bagi Bawaslu Wonogiri, peringatan HUT RI dan Hari Jadi Bawaslu bukan sekadar agenda tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai pengabdian, membangun solidaritas, serta merefleksikan kembali tanggung jawab kelembagaan dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui rangkaian kegiatan yang dimulai dengan donor darah, dilanjutkan lomba semarak kemerdekaan antar-divisi, hingga sarasehan dan doa bersama, Bawaslu Wonogiri berupaya menjadikan momentum peringatan tersebut sebagai ruang untuk berbagi, memperkuat kebersamaan, dan merefleksikan pengabdian.

Setetes darah yang disumbangkan pada hari ini menjadi simbol bahwa pengabdian tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar. Kepedulian yang dilakukan bersama-sama dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Humas Bawaslu Wonogiri