Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Perkuat Sinergitas dengan Polres Wonogiri, Bahas Pengawasan Pemilu, Prolegnas, hingga Tantangan Era Digital

k

Ketua Bawaslu Wonogiri bersama Kapolres Wonogiri saat melakukan koordinasi dan diskusi terkait penguatan sinergitas kelembagaan dan pengawasan pemilu.

Wonogiri — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Polres Wonogiri dalam rangka memperkuat sinergitas kelembagaan guna mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang efektif, berintegritas, dan berkelanjutan. Kamis (30/04/2026)

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum strategis untuk membahas berbagai isu kepemiluan. Di antaranya perkembangan pembahasan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) terkait revisi Undang-Undang Pemilu, pengawasan pemutakhiran data pemilih, serta tantangan pengawasan di era digital.

Ketua Bawaslu Kabupaten Wonogiri, A. Joko Wuryanto, S.H., menyampaikan bahwa meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan, Bawaslu tetap aktif menjalankan fungsi pengawasan melalui berbagai program kerja.

“Pada masa non-tahapan, Bawaslu tetap menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, salah satunya melalui sosialisasi pengawasan partisipatif guna mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih oleh KPU terus dilakukan untuk memastikan validitas data.

“Kami melakukan uji petik di tingkat desa dan kelurahan guna memastikan proses pencocokan dan penelitian berjalan sesuai ketentuan, sehingga hak pilih masyarakat dapat terjamin,” imbuhnya.

k

Selain itu, Bawaslu Wonogiri juga telah menindaklanjuti instruksi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah terkait pengelolaan Barang Dugaan Pelanggaran (BDP) dengan melakukan penyetoran ke kas negara sebesar Rp136.050.000 serta pemusnahan atribut berupa 200 potong kaos hasil penertiban.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas kepemiluan.

“Koordinasi dan komunikasi yang baik antar lembaga menjadi kunci agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal, khususnya dalam menghadapi dinamika kepemiluan yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dinamika pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait penghapusan presidential threshold yang membawa perubahan signifikan bagi penyelenggara pemilu.

“Perubahan regulasi harus disikapi dengan kesiapan dan pemahaman yang baik oleh seluruh penyelenggara agar tetap mampu menjaga kualitas demokrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan pentingnya menjaga independensi dan legitimasi lembaga.

“Independensi harus terus dijaga dan tidak boleh terafiliasi dengan kepentingan politik tertentu. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan potensi risiko penggunaan media sosial di era digital yang perlu diantisipasi bersama.

“Media sosial dapat menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan kewaspadaan serta penguatan komunikasi dan koordinasi antar pihak,” tambahnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergitas antara Bawaslu dan Polres Wonogiri semakin solid dalam mendukung terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis, serta mampu menjawab berbagai tantangan kepemiluan di masa mendatang.

Penulis : ifa

Editor : AL