Bawaslu Wonogiri Ikuti Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 dan Penyusunan Rencana Aksi Tindak Lanjut Tahun 2026 Secara Daring
|
Wonogiri, 6 Mei 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri mengikuti kegiatan Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Bawaslu Tahun 2025 dan Pendampingan Penyusunan Rencana Aksi Tindak Lanjut Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Wonogiri, Ibu Maryati, sebagai tindak lanjut dari undangan resmi Bawaslu Republik Indonesia. Acara dimulai pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.10 WIB, menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta jajaran internal Bawaslu.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Inspektur Utama Bawaslu yang menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Integritas tidak hanya menjadi nilai normatif, tetapi juga menjadi praktik nyata yang harus diimplementasikan oleh seluruh jajaran Bawaslu di setiap tingkatan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 oleh narasumber dari KPK. Dalam pemaparan tersebut disampaikan berbagai indikator penilaian, capaian yang telah diraih, serta catatan penting yang perlu menjadi perhatian bersama dalam rangka meningkatkan kualitas integritas kelembagaan.
SPI merupakan instrumen penting dalam mengukur tingkat integritas suatu lembaga, termasuk dalam hal transparansi, akuntabilitas, serta potensi risiko korupsi. Oleh karena itu, hasil SPI menjadi bahan evaluasi strategis bagi Bawaslu dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan.
Memasuki sesi diskusi dan tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman terkait implementasi integritas di lingkungan kerja masing-masing. Diskusi berlangsung secara interaktif dan memberikan banyak perspektif baru dalam upaya memperkuat budaya integritas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pendampingan penyusunan Rencana Aksi Tindak Lanjut SPI Tahun 2026. Pada sesi ini, peserta diarahkan untuk menyusun langkah konkret yang dapat diimplementasikan di satuan kerja masing-masing, termasuk di tingkat kabupaten/kota.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Wonogiri, Ibu Maryati, menyampaikan melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hasil SPI serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan integritas organisasi. Hal ini menjadi dasar penting dalam memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Bawaslu Wonogiri berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil kegiatan ini melalui implementasi rencana aksi yang terukur dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.
Kegiatan ditutup oleh Inspektur Utama Bawaslu dengan harapan bahwa seluruh jajaran Bawaslu dapat menginternalisasi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi.
Dengan adanya kegiatan diseminasi dan pendampingan ini, diharapkan Bawaslu Wonogiri mampu terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi serta memperkuat budaya integritas dalam rangka mewujudkan pengawasan pemilu yang berintegritas dan berkeadilan
Humas Bawaslu Wonogiri