Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Wonogiri Gandeng SMPN 6 Wonogiri Edukasi Pemilih Pemula melalui Program Bawaslu Mengajar

3

Foto bersama Bawaslu Kabupaten Wonogiri dengan siswa kelas VIII SMPN 6 Wonogiri usai kegiatan “Bawaslu Mengajar”.

Wonogiri — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan SMP Negeri 6 Wonogiri menggelar kegiatan bertajuk “Bawaslu Mengajar” yang menyasar calon pemilih pemula. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMPN 6 Wonogiri dan diikuti oleh siswa kelas VIII dengan penuh antusias, pada Rabu (2/4/2026).

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Kepala SMPN 6 Wonogiri, Marseno yang mengapresiasi inisiatif Bawaslu dalam memberikan edukasi kepemiluan sejak dini. Ia menyampaikan bahwa para siswa yang hadir merupakan calon pemilih yang pada Pemilu 2029 mendatang telah memiliki hak pilih, sehingga pembekalan seperti ini dinilai penting dan relevan dalam membentuk kesadaran demokrasi generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv P2H) Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Slamet Mugiyono, menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam menentukan kualitas demokrasi di masa depan.

“Pemilih pemula memiliki posisi strategis dalam menentukan arah demokrasi. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang kepemiluan harus ditanamkan sejak dini,” ungkap Slamet Mugiyono saat menyampaikan materi.

Ia juga menyoroti masih adanya pelanggaran pada pemilu sebelumnya, seperti perusakan surat suara yang dilakukan secara sengaja, sebagai indikator perlunya peningkatan kesadaran dan pemahaman pemilih sejak dini.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa berbagai fasilitas publik yang saat ini dinikmati masyarakat—mulai dari pendidikan gratis, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur—merupakan hasil dari kebijakan politik yang lahir melalui proses pemilu. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat, termasuk pemilih pemula, menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

d

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Wonogiri mengajak para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas, serta berani menolak segala bentuk pelanggaran pemilu, seperti praktik politik uang dan kampanye hitam.

Kegiatan “Bawaslu Mengajar” diharapkan mampu meningkatkan kesadaran politik generasi muda sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas di masa mendatang.

Humas Bawaslu Wonogiri