Sabtu, 08 Mei 2021, WIB
Breaking News

Kamis, 05 Mar 2020, 13:30:50 WIB, 358 View imam nur cholis, Kategori : PUBLIKASI

Semarang – wonogiri.bawaslu.go.id, Dalam rangka menciptakan Pilkada yang demokratis serta menyebarluaskan informasi kepada khalayak umum, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah gelar Diseminasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk Pilkada Serentak 2020 di Novotel Semarang Kota Semarang, kamis 5 Maret 2020.

Acara tersebut dihadiri oleh Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, KPU Provinsi Jawa Tengah, Pengurus Parpol, Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Masyarakat Tingkat provinsi se-Jawa Tengah.

Perencanaan dan proses penelitian dan pengolahan IKP 2020 ini bermula sejak September 2019 yang melibatkan responden dari KPU, Kepolisian, Pemerintahan Daerah dan juga Wartawan media mainstrean di setiap Kabupaten/kota. Hasil yang diperoleh berupa data kemudian diolah oleh Tim Ahli Bawaslu RI untuk kemudian dikategorikan tingkat kerawanan tinggi, sedang dan rendah. Data tersebut terkait dengan empat dimensi, yakni: konteks sosial politik, pemilu yang bebas dan adil, kontestasi dan partisipasi pemilih.

Di Jawa Tengah terdapat 2 Kabupaten yang terindeks kerawanan Pilkadanya tinggi, yaitu Kabupaten Kendal dan Purworejo. Sedangkan kabupaten/kota lain terindeks sedang dan rendah. Wonogiri sendiri menempati urutan ke 4 dalam kerawanan dimensi partisipasi pemilih. Hal ini dikarenakan rendahnya partisipasi masyarakat dan banyaknya surat suara yang rusak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa besar harapan pemerintah provinsi Jawa Tengah pada Pilkada di 21 Kabupaten/Kota dapat berlangsung secara demokratis, aman dan kondusif dimulai dari pemetaan IKP ini sebagai bekal untuk mengantisipasi menuju kesiapan Pilkada oleh segenap penyelenggara, pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan segenap masyarakat. Pilkada sebagai sarana konsolidasi kita pemangku kepentingan dengan peserta pemilu demi kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Fajar S.A.K.A selaku Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa “IKP 2020 dibuat untuk tujuan menginventarisasi kerawanan Pemilu/Pilkada yang pernah terjadi untuk mengantisipasi dan mencegah potensi pelanggaran Pemilu/Pilkada yang mungkin terjadi, Pungkas Fajar”. (Humas Bawaslu Wonogiri).



BAWASLU SOSIALISASIKAN PERBEDAAN SENGKETA PEMILU DAN PEMILIHAN
Selasa, 06 Apr 2021, 20:07:14 WIB, Dibaca : 38 Kali
BAWASLU WONOGIRI MENYAKSIKAN PEMBUKAAN BARANG EKS LOGISTIK PILKADA 2020
Jumat, 26 Mar 2021, 11:42:49 WIB, Dibaca : 26 Kali
Pengawasan Penetapan Pasangan Calon Terpilih
Kamis, 28 Jan 2021, 11:26:41 WIB, Dibaca : 286 Kali

Tuliskan Komentar