Sabtu, 08 Mei 2021, WIB
Breaking News

Kamis, 30 Jul 2020, 13:47:31 WIB, 555 View imam nur cholis, Kategori : PUBLIKASI


Jajaran Pengawas Kecamatan Sidoharjo lakukan pengawasan coklit data pemilih di Kayuloko

 

WONOGIRI - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri tahun 2020 tetap dilaksanakan walaupun dalam bayang-bayang Pandemi covid-19. Tahapan yang berlangsung saat ini adalah Pemutakhiran data pemilih yang serentak dimulai Hari Rabu, 15 Juli 2020 sampai dengan 13 Agustus 2020.

Pelaksanaan Coklit di masa Pandemi COVID-19 tentunya menjadi perhatian khusus agar tidak terdapat masalah terkait penyebaran virus akibat pelaksanaan tahapan. Penerapan protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran covid-19 menjadi sebuah hal yang mutlak harus dipatuhi bagi pelaksana coklit yaitu PPDP maupun Pengawas Pemilihan Umum di Desa/Kelurahan. Apalagi mereka melakukan tugas secara door to door.  Mereka telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri ; masker, sarung tangan sekali pakai, dan pelindung wajah. Diwajibkan jaga jarak fisik, paling dekat 1 meter dengan orang lain. Menghindari kontak fisik, tidak melakukan jabat tangan dan dapat digantikan dengan salam lain yang tidak bersentuhan. Kewajiban sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selalu membawa antiseptik atau hand sanitizer. Petugas PPDP harus membawa dan menggunakan alat tulis pribadi dan tidak bergantian dengan orang lain. Kunjungan ke rumah pemilih diupayakan tidak masuk ke dalam rumah (cukup di teras/halaman rumah) dan tidak terlalu lama. Setelah menyelesaikan tugas, PPDP wajib mencuci tangan dan melakukan sterilisasi atau penyemprotan disinfektan pada peralatan yang digunakannya.

Lalu, bagaimana jika desa/kelurahan yang didatangi ada warga yang positif covid-19 atau masuk zona merah? Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan mengingat covid-19 tidak hanya menular melalui air liur, sekresi, dan tetesan dari penderita melalui batuk, bersin atau bicara atau permukaan yang terkontaminasi, tetapi bisa juga melalui udara.

Oleh sebab itu, pemakaian APD lengkap petugas PPDP dan konsumsi suplemen benar benar harus diperhatikan. APD tidak hanya sebatas masker, face shield, dan sarung tangan, tetapi juga jika dimungkinkan ada hazmat suit untuk perlindungan dari virus.

Pelaksanaan keberlanjutan coklit di Kelurahan Kayuloko Kecamatan Sidoharjo tepatnya di Lingkungan Jarum sempat membuat was was PPDP untuk terus melanjutkan kegiatan dikarenakan ada 1 warga yang positif covid-19. Ada 3 PPDP yang bertugas di lingkungan tersebut dimana 1 PPDP rumahnya bersebelahan dengan pasien positif covid-19 tadi. Namun karena tugas dan tanggung jawab akhirnya PPDP dilingkungan tersebut (3 PPDP) melanjutkan tugas coklit pada tanggal 27 Juli, dengan pengawasan dari PKD Kayuloko mengenakan APD lengkap ditambah jas hujan dan kaus kaki.

Ada beberapa catatan dalam pengawasan coklit ini di antaranya ketersediaan APD yang memadai dan benar-benar safety untuk dipakai selama bertugas, karena PPDP terpaksa harus membeli sarung tangan latex untuk mempermudah selama bertugas (sarung tangan dari KPU dari plastik sehingga menyulitkan PPDP saat menulis dan menempel stiker), kebutuhan hazmat suit untuk wilayah yang ada pasien positif covid-19, ketersediaan suplemen, dukungan dari pemerintah setempat guna kelancaran tugas PPDP, respon baik warga selama coklit dengan segera sigap menyerahkan KTP atau KK saat di coklit, dan jaminan kesehatan bagi para petugas coklit selama menjalankan tugas mereka.

 Penulis : Noviati

Editing  :  Humas Bawaslu Wonogiri



BAWASLU SOSIALISASIKAN PERBEDAAN SENGKETA PEMILU DAN PEMILIHAN
Selasa, 06 Apr 2021, 20:07:14 WIB, Dibaca : 38 Kali
BAWASLU WONOGIRI MENYAKSIKAN PEMBUKAAN BARANG EKS LOGISTIK PILKADA 2020
Jumat, 26 Mar 2021, 11:42:49 WIB, Dibaca : 26 Kali
Pengawasan Penetapan Pasangan Calon Terpilih
Kamis, 28 Jan 2021, 11:26:41 WIB, Dibaca : 286 Kali

Tuliskan Komentar