Sabtu, 08 Mei 2021, WIB
Breaking News

Selasa, 03 Sep 2019, 12:30:02 WIB, 554 View Alfian Budiarso, Kategori : PUBLIKASI

 

 



dokumentasi deklarasi kesiapan perempuan dalam mengawasi pilkada tahun 2020



Sabtu-Minggu, 31 Agustus s.d 1 September 2019, bertempat di Redtop Hotel & Convention Center Jakarta Jl. Pacenongan No. 72, RT 2/RW 4, Gambir, Jakarta Pusat Bawaslu RI menyelenggarakan kegiatan “Konsolidasi Nasional Pengawas Pemilu Perempuan Se-Indonesia”. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota perempuan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut diawali dengan menampilkan tari dari Papua, dengan maksud ingin menunjukan kita adalah Papua, dan Papua adalah kita.

Dalam sambutannya, Ratna Dewi Petalolo Anggota Bawaslu RI menyampaikan “Kita berkumpul untuk konslidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu Se- Indonesia, yang tujuannya adalah demi terciptanya demokrasi. Ada sekitar 500 perempuan yang tergabung dalam keanggotaan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang berupaya meningkatkan aktualisasi peran perempuan dalam pengawasan Pemilu.

Sri Wahyu Ananingsih, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang didualat menjadi nara sumber dalam acara konsolidasi tersebut juga menakankan bahwa “Pengawas perempuan masih belum mencukupi kuota 30%. Di Jawa Tengah ketika rekrutmen Bawaslu Kabaputen/Kota ada pelamar sejumlah 1.324 orang yang terdiri dari pelamar laki-laki 1.061 dan pelamar perempuan 263 orang. Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota 167 orang yang terdiri dari laki-laki 134 orang dan perempuan 33 orang. Diharapkan nantinya kedepan sistem rekrutmen yang memberikan lebih banyak kuota untuk perempuan. Adanya peningkatan kapasitas pengawas pemilu perempuan dan adanya regulasi yang mengatur terkait hak-hak perempuan sebagai pengawas pemilu, misalnya adanya cuti hamil, cuti melahirkan juga penting untuk diperhatikan”, tegasnya.

Dalam diskusi yang berkembang pada kegiatan tersebut juga disampaikan beberapa hal yang menjadi hambatan yang dialami kaum perempuan sebagai pengawas pemilu perempuan, diantaranya adalah sosial (perspektif masyarakat yang menganggap pemilu adalah urusan laki-laki), kultural (budaya patriakhat yang menganggap perempuan tidak pantas menjadi seorang pemimpin), politik (kebijakan peraturan dan seleksi jabatan yang masih didominasi perspektif laki-laki) dan pendidikan (keengganan perempuan untuk belajar dan kuliah tentang politik).Peran pengawas pemilu perempuan cukup berat. Menjalankan kewajiban tugas dan kewenangan sebagai pengawas sesuai peraturan, menjaga kode etik dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu, dan harus mampu berbagi waktu dalam kewajiban pekerjaan dan tanggung jawab dalam keluarga.

Ada beberapa poin yang dirumuskan dari kegiatan konsolidasi tersebut sebagai wujud komitmen perempuan mengawal Pemilu dan demokrasi yaitu:

  1. Membuat strategi pengawasan:

  2. Perempuan Pengawas Pemilu siap menjaga kode etik dan kode prilaku sebagai penyelenggara pemilu. Siap bekerja secara : professional, independen, berintegritas.

  3. Komitmen mengawal penguatan keterwakilan dan partisipasi perempuan dalam pemilu

  4. Meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pengawas pemilu (Propinsi. Kab/Kota, Kecamatan, Desa/Lurah) yang dimulai dengan keterwakilan perempuan dalam Tim Seleksi.

  5. Mengawasi dengan baik upaya penguatan keterwakilan perempuan di Legislatif dan Eksekutif (pusat dan daerah)

  6. Memperjuangkan pengarusutamaan gender dalam lembaga pengawas pemilihan umum dan penguatan keterwakilan perempuan

  7. Meningkatkan partisipasi substantif pemilih dan mayarakat khususnya pemilih perempuan, disabilitas dan kelompok rentan lainnya dalam mengawasi proses Pemilu dan Pilkada

  8. Komitmen mengawal pemilu yang jujur adil dan demokratis

  9. Optimal mencegah pelanggaran dan tegas dalam menegakkan hukum dan kedilan pemilu terhadap: politik uang, politik sara, penyalahgunaan jabatan , penggunaan fasiltas Negara, manipulasi proses dan hasil pemilu, pelanggaran lainnya.


HUMAS BAWASLU KAB WONOGIRI



BAWASLU SOSIALISASIKAN PERBEDAAN SENGKETA PEMILU DAN PEMILIHAN
Selasa, 06 Apr 2021, 20:07:14 WIB, Dibaca : 38 Kali
BAWASLU WONOGIRI MENYAKSIKAN PEMBUKAAN BARANG EKS LOGISTIK PILKADA 2020
Jumat, 26 Mar 2021, 11:42:49 WIB, Dibaca : 26 Kali
Pengawasan Penetapan Pasangan Calon Terpilih
Kamis, 28 Jan 2021, 11:26:41 WIB, Dibaca : 286 Kali

Tuliskan Komentar